Kantor berita Associated Press melaporkan bahwa lima tahun ke depan industri perburuan paus di Islandia akan terus diizinkan. Kuota perburuan yang dikeluarkan oleh pemerintah akan membunuh hingga 2.130 paus balin.

Pada Februari kemarin, kebijakan perburuan paus selama lima tahun diperbaharui. Menteri Perikanan Kristjan Juliusson mengumumkan kuota tahunan perburuan yaitu 209 paus sirip dan 217 paus minke untuk lima tahun ke depan.

Walau banyak orang Islandia yang mendukung perburuan ini, namun cukup banyak juga pengusaha dan politisi yang menentangnya dan mengaitkannya dengan ketergantungan negara ini pada sektor wisata.

Asosiasi Indutri Perjalanan Islandia (SAF) mengatakan bahwa pemerintah merusak “kepentingan besar” negara dan juga reputasi negara untuk memberi manfaat bagi sektor kecil perbuuan paus yang berjuang untuk menjual produk.

Sejak perburuan komersil  pada 2006, perusahaan perburuan paus tidak pernah menyentuh angka penuh dalam kuota perburuan. Muncul anggapan bahwa tidak mungkin kuota 2.130 paus akan diburu dengan diadakannya kebijakan ini.

Sumber :

https://www.voaindonesia.com/a/islandia-keluarkan-izin-berburu-2-130-paus-selama-5-tahun-/4802649.html