Mozambik diterpa badai Kenneth dengan belasan kasus yang dilaporkan. Negara Afrika timur itu terkena badai Kategori 4 dan angin berkecepatan setinggi 280 kilometer perjam. Akibat topan ini, banyak yang terkena wabah kolera.

Para pejabat menyatakan bahwa wabah ini terjadi karena kurangnya air bersih setelah badai topan Kenneth. Korban yang tewas pun dilaporkan mencapai 41 orang. Petugas kesehatan dan badan bantuan internasional berusaha sangat keras agar mencegah lebih banyak korban pasca badai.

Organisasi Kesehatan Sedunia memperkirakan terdapat hampir 200 ribu orang membutuhkan semacam bantuan medis. Badai ini berhasil menewaskan lebih dari 1.000 orang di Mozambik, Malawi, dan Zimbabwe.

“Kedua topan tersebut telah mengguncang banyak keluarga dan merusak kehidupan. Hilangnya nyawa sungguh menyedihkan. Mereka yang sudah tinggal di ambang kemiskinan sekarang telah dibuat tak memiliki apa-apa lagi. Sementara sumbangan merosot tajam, kami menghadapi situasi genting,” ucap lembaga amal Inggris Save the Children.

Topan Kenneth menghantam Mozambik utara, selang 6 minggu setelah Topan Idai merobek bagian tengah negara tersebut. Desa-desa hancur, tanaman pangan tersapi, dan seluruh kota pelabuhan Beria hampir musnah.

Sumber :

https://www.voaindonesia.com/a/pasca-topan-kenneth-mozambik-dilanda-wabah-kolera/4902118.html