Pakar teknologi lingkungan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Enri Damanhuri mengatakan bahwa air minum dalam kemasan galon selama puluhan tahun telah menjadi solusi dari penyediaan air minum yang ramah lingkungan di Indonesia.

Ini karena kemasan galon bisa digunakan secara berulang dan juga memberi alternatif penyediaan air minum di rumah, kantor, restoran, dan tempat lainnya.

Guru besar ITB itu juga menambahkan kemasan galon juga unik karena hanya tersedia di Indonesia sebagai solusi dari infrastruktur air siap minum (tap drinkable water). Ia juga memuji penggunaan kemasan galon pada industri air minum, baik sebagai sumber air minum keluarga ataupun saat kita sedang tidak bergerak.

Corporate Communications Director Danone Indonesia Arief Mujahidin ikut mengatakan bahwa Aqua adalah merk pertama yang memperkenalkan kemasan galon pada 1983. Bahkan sampai saat ini 70 persen bisnis Aqua masih menggunakan kemasan galon yang ramah lingkungan.

Ia juga menekankan bahwa fungsi kemasan dalam produk makanan dan minuman ini untuk menjaga kualitas produk sejak diproduksi hingga dikonsumsi. Dan saat ini hanya sedikit negara yang menggunakan kemasan botol galon secara besar-besaran. Saat ini hanya Indonesia, Mexico, dan Turki yang menggunakan kemasan galon secara masal.

Sumber :

https://nasional.sindonews.com/read/1381138/15/pakar-itb-sebut-air-galon-cukup-ramah-lingkungan-1550836035/10