Peringatan dramatis dikeluarkan oleh para ilmuwan di Paris mengenai dampak aktivitas manusia terhadap keanekaragaman hayati dunia. Mereka mengatakan bahwa spesies yang punah saat ini mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Laporan setebal 1.800 halaman itu dirilis hari Senin (6/5) pada sesi ketujuh Intergovernmental Science and Policy Platform on Biodiversity and Ecosystem Services (IPBES) mengenai keanekaragaman hayati dan ekosistem. Laporan itu mengacu pada karya 450 peneliti dari puluhan negara dan juga memperingatkan mengenai satu juta spesies (tanaman, serangga, hewan) di dunia yang beresiko punah.

“Rata-rata sekitar seperempat dari semua spesies, di banyak kelompok, terancam risiko kepunahan yang tinggi,” ucap Thomas Brooks seorang kepala tim ilmuwan di International Union for Conversation of Nature.

Laporan tersebut mengidentifikasi lima hal utama manusia mengurangi keanekaragaman hayati di planet ini seperti mengubah habitat menjadi pertanian dan kota, penangkapan ikan dan berlebihan, mendorong perubahan iklim melalui pembakaran bahan bakar fosil, mencemari air dan udara, dan memungkinkan spesies invasive mengalahkan flora dan fauna endemik.

Para ilmuwan menyerukan agar manusia untuk menghindari efek terburuk dengan mengubah cara memproduksi apa yang dikonsumsi dari mulai makanan dan juga energi, hingga bagaimana kita menghadapi limbah dengan cara yang baik.

Sumber :

https://www.voaindonesia.com/a/pbb-peringatkan-kerusakan-alam-akibat-ulah-manusia/4905554.html