Selain Indonesia, Thailand juga merupakan salah satu negara yang sedang berupaya untuk memerangi sampah. Meski ekonomi Thailand selama beberapa dekade berkembang pesat bahkan hingga menjadi salah satu yang terbesar di Asia, namun Thailand masih berupaya mengatasi jutaan ton sampah tiap tahunnya.

Seperti salah satu perusahaan yang berusaha membuat kemasan makanan dari sisa tumbuhan seperti Universal Biopack. Mereka menggunakan campuran bambu dan juga singkong untuk membuat kemasan makanan. Mereka merancang teknologi untuk membuat kemasan tanpa limbah (zero-waste) untuk mengganti banyaknya styrofoam.

Perusahaan membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk mengembangkan formula yang ramah lingkungan. Bambu yang digunakan diambil dari sisa proses pembuatan sumpit. Walau dinilia inovatif, namun perusahaan masih kesulitan untuk mendapatkan klien.

Penjual makanan yang dikemas di Thailand ingin menjaga harga tidak terlalu mahal dalam bisnis yang kompetitif. Namun meminta mereka untuk mengeluarkan biaya yang lebih banyak untuk kemasan masih menjadi hal yang sulit.

“Ekonomi lokal masih tidak mendukung teknologi ini,” ujar pendiri Universal Biopack, Suthep Vichakyothin. Perusahaan lain selain dan juga Universal Biopack meyakini harus adanya kesadaran lingkungan yang tumbuh sehingga bisa memicu kenaikan permintaan.

Sumber :

https://food.detik.com/info-kuliner/d-3421086/kurangi-sampah-perusahaan-ini-buat-kemasan-makanan-dari-bambu-dan-singkong