Plastik Ramah Lingkungan Tidak akan Terkena Tarif Cukai

Tarif cukai pada plastik akhirnya sampai di meja DPR. Pemerintah bahkan telah mengajukan besaran tarif cukai plastik yaitu Rp 30 ribu per kg dengan asumsi 1 kg yang terdiri dari 150 lembar kantong plastik atau Rp 200 per lembar.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi, mengatakan bahwa industry plastik yang ramah lingkungan bisa menjadi pengecualian untuk kebijakan tersebut bahkan memberi insentif untuk mereka. Bahkan bahan baku dan alat penunjang produksi akan memperoleh insentif serupa.

Saat ini juga sudah ada kantong plastik ramah lingkungan yang terbuat dari jagung dan singkong. Kantong plastik tersebut bisa terurai dengan sendirinya di alam sehingga tidak akan mencemari lingkungan.

“Kita pun sudah mengetahui bahwa saat ini sudah ada kantong plastik yang ramah lingkungan, contohnya yang terbuat dari jagung dan juga singkong. Plastik seperti inilah yang kita harapkan. Jadi masyarakat kebutuhannya tetap bisa kita penuhi, tetapi lingkungan juga bisa diselamatkan,” ujar Heru.

Dia juga berharap dengan adanya keistimewaan pemberian insetif tersebut maka akan mendorong industri untuk mengalihkan bisnis mereka menjadi ramah lingkungan. Insentif yang diberikan dalam bentuk mungkin tarif yang lebih rendah atau bisa menjadi nol.

 

Sumber :

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4004071/plastik-ramah-lingkungan-tak-bakal-kena-tarif-cukai?related=dable&source=search&utm_expid=.9Z4i5ypGQeGiS7w9arwTvQ.1&utm_referrer=https%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2Fsearch%3Fq%3Dlingkungan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *